Jumat, 11 Juli 2008

lengang

saat rasa mulai purba
mengonyoklah dalam amukan
lalu biarkan batu dan bintang merapuh pada rel kenyal atas langit
kemudian semua berkeping dalam igau laut
terabai senyap-senyap

dan ketahuilah...
batu ini akan selalu berlumut
tatkala embun enggan membanjiri laut
merona fajar yang mulai usang
meniti hari berbunga api

2 komentar:

nessia mengatakan...

puisi yang lumayan keren...
mhmmmmm
itu ja dulu comn na....
ditunggu puisi2 nya yang lebih panjang dan TeOPe

Febbiola Marteen mengatakan...

hi alex puisinya bagoes bgt...
lagi patah hati y? ;o3
kayaknya kamu bakal kolp sama abang fe nih anak hkm jg dy sastrawan bgt. mungkin alex kenal deh... namanya Delviandra alias kudil.
oy rajin2 kunjungi blok fe y, tp isinya g sastra bgt.
tp fe juga suka sasra kok,da turunan sih. sayangnya ga menurun tuh. he3